its me again!!

9 Nov

Hey you.😀

Kayaknya sudah lebih dari sebulan aku off dari blog ini ya? Well, beberapa minggu belakangan ini memang agak sedikit lebih sibuk. Dari kampusku sendiri ada dua minggu uts-ulangan tengah semester-yang nyaris memakan waktu, pikiran dan yang pasti bikin tangan sering capek, habisnya bayangin aja, masak nyaris tiap kali ujian jawabannya minimal satu lembar folio bergaris bolak balik bahkan kadang-kadang lebih, huft.. tapi apalah mau dikata, hehe, yang penting itu udah lewat😀. Selain uts, ada acara benerin rumah sama bangun kos-kosan di rumah kakekku, akibatnya jadi nggak terlalu bebas sih. Biasanya aja sepi, paling cuma ada sepupuku satu ato dua biji yang bikin rame, tapi itu juga nggak lama, tiba-tiba ada banyak orang yang nggak dikenal bebas berkeliaran. Yup, ketika aku bilang banyak, itu bener2 banyak dan mana laki-laki semua lagi. Jadi berasa tinggal di rumahnya sapaaa gitu, damn.

And then.. occasionally, aku punya waktu luang untuk nulis post ini. Itung-itung sebagai ganti tempat aku cerita J. Habisnya kalo biasanya cerita di buku diaryku si “e332 10’2+80=”, nama yang ribet aku tahu, lagi habis. Dan belum beli yang baru, yaiyalah, kapan sempet belinya? -.-a nggak tau deh, padahal udah sering ke Gramedia dengan niat beli diary baru, tapi setelah nongkrong seharian di sana, baru pas nyampe kamar lagi ingeetnya, haduuh..susah.

Oke. Cukup basa-basinya. Let me tell u a story about a boy. Haha. well..haha, aku tau aku udah sering cerita tentang cowok di banyak kesempatan, itu juga karena..apa ya..because there sure a lot boys been there, in my life. These whom paths I’ve crossed along my journey lol. But, itu old stories. Cukup buat pelajaran aja, nggak tau dah apa yang mereka liat dari aku. Hence, I surely enjoyed every single part of their companies🙂. And now, this boy. Panggil saja dia Mandy. His sweet name. That’s not that sweet, right? I won’t revealed his real name, because I dont really want someone figure out who the hell is he yet. Mungkin belum waktunya, haha. bercandaa.

Orangnya kayak apa? Well, dia itu setahun ato dua tahun lebih tua. As I remember, he take International Bussiness or something as his concern. Suka main sepeda, atau lebih tepatnya dia suka balapan pakai sepeda yang menurutku sangat berbahaya soalnya kecepatannya ituu nggak maen-maen, ckckck. but, I cant forbid him on anything yet. eventhough that make me worry. tapi berhubung dia sekarang kuliah di tempat yang jauh dari rumahnya, dimana jalannya nggak memungkinkan buat sepeda-sepedaan yang berbahaya kayak dulu lagi, jadinya udah jarang banget dilakukan lagi, haha😀. Trus, baru beberapa minggu yang lalu dia cerita kalo dia baru aja ngerayain Diwali, yup, as in Diwali in Hindu. It sucks, that we dont share the same belief and religion as well. but, for me, it’s fine. selama dia menghargai agama dan kepercayaan yang aku anut, hal yang sama berlaku sebaliknya.

More about him? He is a good guy. I mean, he’s sure a great guy at heart. Plus, he always being so sweet. Nggak tau juga sih, sebenarnya dia yang emang begitu orangnya apa aku yang sok lebay, haha, pass it lol. Orangnya enak diajak ngobrol, nyaris setiap obrolan, atau lebih tepatnya chat, selalu susah untuk diakhiri. Paling kalo nggak gara-gara udah ada yang ngantuk duluan atau ada sesuatu yang mendesak untuk dikerjakan, baru bener2 bisa say good bye. Yah, seperti yang aku bilang sebelumnya, cuma ada sedikit cara yang bikin kita ‘stay connect’ haha berlebihan sih kedengarannya, tapi itulah kenyataan. He’s soooooo far away. We are separated miles away. 3309,42 miles to be exact. Silahkan tebak saja dimana dia berada jika sejauh itu. I wont tell you. Begitu jauh pokoknya. Dengan kemungkinan ketemu sekitar 0.003 persen alias nearly impossible.

I like it when someone calls my name with their own ways. Dan terkadang aku suka memikirkan gimana uniknya kalo dia manggil namaku. Weird thought, really weird #abaikan. Kendala lain yang suka bikin susah untuk ‘stay connect’ is that we have different time zone. That’s so sad. But, we still do send email to each others. But, ketika kita sama-sama sibuk, entah itu banyak tugas atau bahkan mengalami gangguan koneksi internet, bisa jadi satu dua minggu benar-benar tanpa komunikasi. And by the time that happen, I’m moody.

That’s it for now. Guten Nacht, meinen freunden😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: