Punggung

16 Apr

source: shechive.wordpress.com

Kisah aku… kisah aku tentang seorang sahabat aku yang lahir di negeri orang. .

Dia hidup dalam keluarga yang sangat sederhana. Setiap kali ibunya harus menyediakan ayam sebagai lauk, ibunya mesti pergi ke pasar untuk membeli ayam, tapi cuma bagian punggungnya saja. . . cuma itu yang mampu dia beli.

Akhirnya. . . sahabat aku itu pun tumbuh dewasa dengan hanya mengetahui kalo ayam itu cuma mempunyai bagian punggung. Dia nggak pernah tau . . . ada dada, paha atau sayap.

Punggung. . . . menjadi satu-satunya definisi dia mengenai ayam.

Kalau aku. . .
Aku jatuh cinta. . .
Aku jatuh cinta pada seseorang yang hanya sanggup aku gambar sebatas punggungnya saja. Seseorang yang hanya sanggup aku nikmati bayangannya, tapi takkan pernah bisa aku miliki. Seseorang yang hadir bagaikan bintang jatuh, sekelebat, kemudian menghilang begitu saja.

Tanpa sanggup tangan ini mengejar.
Seseorang . . . yang hanya bisa aku kirimi isyarat. . sehalus udara . . langit . . awan . . atau hujan . .

Tapi sekarang justru menurut aku, sahabat aku itu orang yang paling berbahagia. Dia bisa begitu menikmati punggung ayam, karena cuma itu yang dia tau. . .

Sedangkan aku . . .
Aku justru orang yang paling bersedih . .
Karena aku tau . .
Apa yang bakal nggak pernah bisa aku miliki. . .

One Response to “Punggung”

  1. nyonyasepatu April 17, 2015 at 3:50 am #

    tad didalam foto keren ya *lost focus*

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: